Showing posts with label Protein. Show all posts
Showing posts with label Protein. Show all posts

Jangan Lupakan Deretan Nutrisi Ini Saat Mempersiapkan Kehamilan

Kehamilan merupakan kabar bahagia bagi sepasang suami istri. Para calon ibu pun pasti sibuk menjaga kesehatan agar tumbuh kembang janin berlangsung maksimal. Ketika sudah mengetahui tentang kehamilan, asupan nutrisi akan dijaga dengan baik dan seimbang. Namun ternyata hal ini sebenarnya harus sudah dilakukan sejak mempersiapkan kehamilan.

Mempersiapkan nutrisi ibu hamil memang baik. Tetapi akan jauh lebih baik bila persiapannya dilakukan sejak perencanaan kehamilan mulai berlangsung. Biasanya merk susu terbaik memiliki deretan nutrisi yang harus dikonsumsi oleh calon ibu yang sedang merencanakan kehamilan :


Protein
Protein adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel-sel baru dalam tubuh. Calon ibu patut mengonsumsi protein dengan jumlah seimbang sesuai kebutuhan gizi harian. Secara umum, protein dibagi menjadi dua yang itu protein hewani yang berasal dari hewan dan protein nabati yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan.

Aneka jenis daging ikan, ayam, sapi, dan produk turunannya seperti susu dan telur adalah bahan makanan yang mengandung protein hewani. Sedangkan protein nabati bisa diperoleh melalui konsumsi kacang-kacangan dan produk olahannya.

Zat Besi
Agar calon ibu tidak mengalami kekurangan sel darah merah saat hamil, maka asupan zat besinya harus senantiasa tercukupi. Zat besi bisa diperoleh dengan mudah dari konsumsi sayuran hijau dan daging merah. Sayur bayam dan daging sapi adalah contoh bahan makanan yang kaya kandungan zat besi.

Asam Folat
Agar kondisi kehamilan nantinya berjalan sehat, maka calon ibu membutuhkan asupan asam folat sebanyak 400 mg per hari. Nutrisi yang satu ini bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan seperti sayuran, kacang-kacangan, buah pisang, dan ikan laut.

Kalsium
Tak hanya baik untuk tubuh calon ibu, jumlah kalsium yang mencukupi dalam tubuh juga mendukung pertumbuhan janin. Nantinya janin akan mengalami pertumbuhan tulang dan gigi yang maksimal karena asupan kalsium yang dikonsumsi calon ibu bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Vitamin E
Kondisi rahim yang sehat dengan dinding rahim dan plasenta yang kuat dapat terwujud dengan asupan vitamin E. demi mewujudkan kehamilan yang sehat, aneka buah dan sayur yang kaya vitamin E patut dikonsumsi secara teratur.

Calon ibu dan ayah yang konsisten menjaga kesehatan tentu bisa memperoleh momongan dalam waktu dekat. Untuk menjaga kondisi kesehatan calon ibu, kandungan nutrisi susu SGM merupakan pilihan terbaik saat memasuki masa persiapan kehamilan juga bisa menjadi solusi praktis yang penuh manfaat. Calon ibu senantiasa sehat dan aktif, kehamilan pun akan berlangsung menyenangkan tanpa banyak kendala.


Fitobiotik Temulawak

Kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi dari susu, telur, dan daging. Daging dapat dipenuhi dari ternak sapi, kambing, ayam, dan ternak yang lain. Dari berbagai jenis ternak tersebut, ayam broiler dianggap lebih baik, karena pertumbuhannya relatif lebih cepat dengan tekstur daging yang lembut, empuk, dan gurih, serta harga yang relatif lebih murah jika dibandingkan daging sapi atau daging kambing. Protein daging ayam broiler juga cukup tinggi, sekitar 18%.

Kondisi yang mendukung sangat diperlukan untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Faktor lingkungan adalah faktor yang harus diperhatikan di samping juga ada faktor genotip dan interaksi genotip-lingkungan. Faktor lingkungan yang sangat berperan dalam hal ini adalah faktor pakan. Untuk memperoleh hasil yang baik maka diperlukan penambahan bahan tertentu dalam pakan yang dapat meningkatkan produktivitas ternak. Bahan yang sering ditambahkan dalam pakan atau yang dikenal dengan bahan aditif antara lain: antibiotik, probiotik, dan fitobiotik. Bahan aditif pakan adalah bahan yang tidak mengandung nutrien yang ditambahkan dalam pakan ternak.

Salah satu aditif pakan yang mampu memberikan efek positif dalam penggunaan nutrien pakan oleh ayam adalah fitobiotik. Fitobiotik adalah aditif pakan yang berasal dari bahan tanaman murni. Telah dilaporkan bahwa fitobiotik mampu menstimulasi pertumbuhan ayam dan sekaligus digunakan untuk pemeliharaan kesehatan ayam (Zuprizal, 2004). Udayana (2006) menyatakan bahwa fitobiotik mampu mengontrol mikro organisme di dalam saluran pencernaan unggas. Keberadaan mikro organisme berpengaruh terhadap pencernaan pakan dan pemanfaatan energi pakan, sehingga mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan hewan inangnya. Fitobiotik mampu meningkatkan kegiatan metabolisme dalam tubuh, sehingga fitobiotik ini sangat potensial dimanfaatkan sebagai aditif dalam ransum unggas.

Kandungan fitobiotik setiap tanaman berbeda sehingga perlu penelitian lebih lanjut guna mengetahui kinerja yang ditimbulkan sebagai efek dari penggunaan fitobiotik tanaman tersebut. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai sumber fitobiotik adalah rimpang temulawak.

Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat obat. Di dalam rimpang temulawak terdapat kurkumin yang mampu merangsang sekresi getah pankreas yang mengandung enzim-enzim pencernaan. Temulawak juga mengandung zat aktif germacrene, xanthorrizol, dan alpha-betha-curcumena, yang bermanfaat sebagai anti radang, antibiotik, meningkatkan sekresi empedu dan menyegarkan badan.

Ternak Potong

Ternak potong merupakan salah satu penghasil daging yang memiliki nilai gizi serta nilai ekonomi yang tinggi. Sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk, kebutuhan akan konsumsi daging di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu diperlukan suatu usaha yang dapat mengimbangi meningkatnya kebutuhan daging. Salah satunya adalah dengan penggemukan sapi potong atau feedlot.

Usaha pengemukan sapi potong merupakan salah satu usaha untuk mempercepat dan meningkatkan produksi, karena dengan usaha ini diharapkan hasil pertambahan berat badan tinggi dan efisien dan menghasilkan kualitas karkas yang lebih baik (Dyer and O’Mary, 1997). Feedlot atau penggemukan sapi potong adalah pemeliharaan sapi dalam kandang tertentu, tidak dipekerjakan tetapi hanya diberi pakan dengan nilai nutrisi yang optimal untuk mendapatkan kenaikan berat badan dan kesehatan sapi yang maksimal (Blakely dan Bade, 1991).

Dalam usaha feedlot ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap produksinya, antara lain pengadaan pakan baik hijauan maupun konsentrat, penanggulangan penyakit, penanganan selama pemeliharaan dan pemasarannya. Selain faktor tersebut, faktor genetik yang meliputi bangsa, umur, berat badan dan jenis kelamin dapat mempengaruhi produksi dan kualitas daging yang dihasilkan (Anonim, 1996). Ternak akan dapat tumbuh secara normal jika bahan pakan yang diberikan mengandung protein, energi, mineral dan vitamin sesuai dengan tujuan peternakan (Tillman et al., 1984).

Kebutuhan protein dan energi pada ternak ruminansia tergantung beberapa faktor, antara lain: berat hidup, pertambahan berat badan dan konsumsi pakan. Dengan meningkatnya berat hidup, kebutuhan protein untuk pertambahan berat badan juga meningkat, apabila kebutuhan protein yang ada pada ransum kurang mencukupi maka akan menyebabkan nafsu makan turun, pertumbuhan lambat, kesehatan terganggu dan terjadi penurunan bobot badannya.

Selain itu, dalam usaha penggemukan sapi potong diperlukan manajemen pakan yang baik, karena dengan pemberian pakan yang baik secara kualitas dan kuantitas maka ternak akan tumbuh dengan optimal, yang tentunya akan meningkatkan efisiensi pakan, sehingga biaya pakan pun akan lebih sedikit.
Posting Lama ►
 

Copyright 2012 Ilmuku: Protein Template by Bamz Templates