Showing posts with label EMIS. Show all posts
Showing posts with label EMIS. Show all posts

MENU BARU POTENSI BENCANA ALAM DI EMIS 4.0

Beberapa hari yang lalu EMIS memunculkan menu baru di bagian Kelembagaan Profil Madrasah. Bagi yang belum tau cara ngisinya, yuuuukkkk langsung kita coba. Caranya sebagai berikut: 

1. Login ke aplikasi EMIS dengan menggunakan akun staf lembaga 
2. Masuk ke menu Kelembagaan – Profil – Lokasi, kemudian silakan cek apakah di bagian potensi bencana alam sudah terisi? Kalau belum lanjut ke langkah selanjutnya 
3. Masuk ke menu Sarana Prasarana - Aset Tetap - Lahan 



4. Klik pada bagian tanda panah warna biru pada lahan utama 



5. Kemudian klik Ubah di bagian kanan bawah 
6. Kemudian centah pada bagian Potensi Bencana Alam sesuai keadaan lingkungan madarasah anda. 



7. Klik simpan dibagian bawah kanan, kemudian cek kembali di bagian Kelembagaan – Profil – Lokasi pada bagian Potensi Bencana Alam. 



Selamat mencoba semoga pendataan EMIS Madrasah lancar, salam dari ilmuku.net

 

MENGISI DATA KURIKULUM DI ROMBONGAN BELAJAR EMIS 4.0

Bulan kemarin menu baru muncul untuk melengkapi data kurikulum di bagian Rombongan Belajar. Data ini akan otomatis keluar jika data di bagian Kelembagaan Kurikulum ditambahkan daftar kurikulumnya. Langsung saja langkah langkahnya sebagai berikut: 

1. Login menggunakan akun staf lembaga. 
2. Pilih bagian Kelembagaan 
3. Pilih bagian Kurikulum kemudian klik tambah 




4. Lengkapi data kemudian klik simpan dibagian kanan bawah




5. Kemudian silakan di cek bagian Rombongan Belajar, Edit, silakan pilih kurikulum yang telah ditambahkan tadi. 

Selamat mencoba semoga pendataan EMIS madrasah lancar, salam dari ilmuku.net

 

Verval Identitas di Vervalpd Secara Mandiri

Beberapa hari ini mengajukan perubahan lewat vervalpd untuk identitas terganggu ternyata diperlukan langkah baru yaitu melalui verval mandiri, dilakukan oleh siswa sendiri dari rumah. Lalu apakah sulit? Sebenarnya tidak sulit, asal nyanding data KK dan data vervalpd. Yang digunakan adalah NISN yang ada di vervalpd dan nama ibu yang tercantum di vervalpd

Langkah langkahnya:

Masuk ke web NISN nisn.data.kemdikbud.go.id kemudian masukan NISN dan nama Ibu sesuai data dari vervalpd.


Setelah itu akan muncul data di sebelahnya berupa permintaan data NPSN sekolah, tanggal lahir dan NIK. Dalam hal ini masukkan tanggal lahir dan NIK yang didapat dari vervalpd yang sesuai dengan KK. Klik lihat data.

Setelah itu akan muncul tampilan data yang akan dirubah sesuai dengan KK.


Kalau sudah Klik disini untuk validasi data. Data akan bisa divalidasi kalau sesuai dengan data dukcapil, kalau masih ada yang merah maka harus diperbaiki. Permasalahan yang timbul adalah KK yang baru belum bisa sinkron. Beberapa kasus saya temui tempat lahir misalnya, di KK baru sudah berubah tapi ketika di isikan tetap dianggap salah. Ini berarti data perubahan belum sinkron dengan data dukcapil pusat atau kemdagri.


Setelah cocok semua silakan centang kemudian klik untuk melakukan perubahan data, perubahan bisa di cek di vervalpd pengajuan edit identitas, kemudian bisa klik disetujui atau ditolak.




Cara Mutasi Siswa Keluar dan Mutasi Masuk Di EMIS 4.0 Akun Staf Lembaga

Cara Mutasi Keluar

Langsung ke topik saja, kali ini kita akan membagikan cara menggunakan menu mutasi pada EMIS 4.0. Langkah langkahnya sebagai berikut:

Login dengan akun Staf Lembaga dan jangan lupa kalau ada pop up untuk memperbarui system silakan diklik perbarui.

Langsung ke menu Siswa - Mutasi - Mutasi Keluar.

Pilih menu Surat Keterangan Pindah/Keluar Kemudian klik +Buat Surat KeteranganKemudian akan muncul tampilan seperti berikut ini:


Silakan Kelas dan Nama siswa yang akan di mutasikan, nanti kolom NISN akan otomatis terisi, kemudian isikan tanggal pindah keluar dan alasanya, centang kemudian simpan.

Langkah selanjutnya klik menu Permintaan Mutasi Siswa


Siswa yang tadi kita ajukan akan muncul di sini, klik untuk dicetak atau bisa dihapus jika ada kesalahan, tetapi ketika sudah dicetak maka pengajuan tidak bisa dihapus. Tetapi tetap tenang karena walaupun di menu siswa keluar, kalau tidak disetujui madrasah asal walaupun tidak dihapus tetap akan ada di siswa aktif kita.

Cara Mutasi Masuk

Setelah Surat Mutasi keluar dicetak, di bagian bawah ada kode yang akan digunakan oleh madrasah tujuan menarik data. Madrasah tujuan tinggal klik Menu Siswa – Mutasi – Mutasi Masuk.


Klik menu +Tambah – Dari Madrasah

Masukan Nomor Dokumen EMIS yang dicetak dari Madrasah asal. Klik Enter. Cek Nama dari Madrasah mana, simpan. Selesai.

Setelah selesai nanti akan masuk di daftar persetujuan madrasah asal di akun kepala, kepala tinggal melihat di siswa mutasi keluar klik lihat detail kemudian setujui.







Menu Baru Di Emis 4.0 Export Data Excel

Emis 4.0 yang digadang-gadang oleh Kementerian Agama untuk menghadirkan data yang lengkap dan akurat terus berbenah, dari sejak launching beberapa bulan kemarin, perbaikan terus dilakukan, meskipun memang belum mewadahi aspirasi operator madrasah yaitu aplikasi yang mudah diisi dan di update. Sejak munculnya emis 4.0 ini praktis seluruh operator bekerja ekstra, karena aplikasi emis 4.0 kesulitan untuk di akses pada jam kerja, bahkan malam sebelum jam 24.00 biasanya masih sulit diakses. Akses lancar sekitar jam 02.00 pagi sampai sekitar jam 07.00 wib.

Sampai batas waktu yang ditentukan tanggal 09 Juni 2021 belum semua lembaga mampu menyelesaikan pendataan dengan upload data KK siswa. Memang sangat menguras tenaga, siang kerja malam pun kerja. Istilah bulan data yang diharapkan menjadi tonggak sejarah pendataan di madrasah yang akurat tepat cepat harus menjadi impian untuk sementara waktu.

Pagi ini emis 4.0 memunculkan menu baru eksport file excel yang otomatis akan terdownload secara urut dari per rombel. Tapi ini nanti untuk apa kedepan juga belum tau, apakah aka nada fitur baru upload atau sebatas melihat data yang kurang saja. Semoga setelah bertahun-tahun emis hadir akan mampu menjawab kebutuhan data yang tepat akurat tapi didukung oleh server yang kuat agar operator tidak lagi dipusingkan dengan masalah input/update data.

Bagi yang bingung dimana menu export data nya silakan klik menu siswa – daftar siswa. Kalau gak kelihatan tombol export data silakan klik “ctrl sift R” terus menerus sampai muncul

Bagaimana Edit Profil dan Data Lembaga (Lahan) di Emis 4.0

EMIS selalu mengalami perkembangan, terlepas dari banyaknya permasalahan yang sering timbul, namun EMIS harus dikerjakan. Dan tugas kita sebagai operator adalah mengerjakan, soal nanti berhasil atau tidak itu tidak perlu diperdebatkan. Kalau memang system yang belum siap, pasti akan ada solusi meskipun solusi datang mepet dengan deadline.

Sekarang sudah muncul EMIS 4.0 yang akan mulai full digunakan “katanya” awal tahun 2021/2022. Yang perlu kita lakukan semester ini apa? Yaitu meng update data lembaga di emis 4.0.

Saya anggap bahwa teman teman sudah bisa buat akun kepala dan sudah login ya. Jadi ada dua akun, 1. Akun Kepala, 2. Akun Staf Lembaga.

Bagaimana cara editnya:

Login dengan akun staf lembaga dulu.

Caranya masuk dengan email dan Password emis lama, biasanya kalau password kurang bagus minta dirubah, ya berarti rubah aja sesuai permintaan system.

Klik bagian kelembagaan Profil

Silakan perbarui sesuai data kemudian simpan

ilmuku.net

Klik Bagian Saran Prasarana, Aset Tetap, Lahan

ilmuku.net

Pada Lahan Utama silakan di klik

ilmuku.net

Kemudian Klik Ubah (dibagian Bawah)

Langkahs selanjutnya silakan klik Kirim Permintaan Persetujuan di bagian atas (bisa di dashboard)

Untuk melihat perubahan apa yang kita lakukan bisa klik dulu Lihat detail

 

 ilmuku.net

Kalau sudah yakin perubahan yang dilakukan silakan klik ajukan.

Selesai, semangat dan selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Info Lengkap Seputar Aplikasi Feeder Emis (AFE)

Sejak launching nya aplikasi baru yang digadang gadang oleh Kementerian Agama untuk mempermudah pekerjaan berkaitan dengan pendataan EMIS semester genap 2020, sampai saat ini masih banyak ditemui kendala. Tentu saja operator berharap segera ada solusi, tapi lagi-lagi memang operator dibiarkan berkreasi mencoba sendiri, seperti yang penulis alami. Ketika sudah bisa login sudah ambil data, dari situ saja sudah bingung karena data masih data lama, isi lembaga untuk mengganti kepala madrasah belum bisa karena data yang di ambil daftar nama beliau belum masuk.



Kendala kendala seperti itu akan terus bermunculan selama pusat tidak secepatnya merilis petunjuk teknis pengisiannya, apakah di offline harus 100% fix atau gak, apakah kendala diabaikan saja atau bagaimana. Karena ketika sudah terlanjur selesai ternyata nanti keluar versi baru dan harus ngulang dari awal lagi, ya akhirnya bikin dongkol.

Kalau pendapat pribadi saya sih sekedar dicoba2 dulu, dibuka menunya, coba edit ini edit itu secukupnya, nunggu info resmi sekaligus sosialisasi dari kanwil ke madrasah. Jadi ketika nanti memang harus seperti itu minimal kita sudah familiar dengan program tersebut. Saya yakin setiap ada masalah pasti ada solusi, tapi saya berharap semoga masalah itu bisa diminimalisir oleh pusat sehingga operator tidak terlalu berat memikul masalah yang ada, karena operatorlah yang langsung dilapangan mengerjakan.

Semoga tidak akan terulang untuk kesekian kalinya pendataan EMIS terkendala terkesan amburadul dan dipaksakan. Salam satu data sukses selalu dan jangan lupa ngopi….

Langkah Menggunakan Aplikasi Feeder Emis (AFE)



Langsung saja langkah langkah untuk menggunakan Aplikasi Feeder Emis adalah sebagai berikut:

Download Aplikasinya, untuk saat ini aplikasi terbaru yang di share adalah versi 1.0 final (emispendis.kemenag.go.id/dashboard/?content=aplikasi)

Ekstrak dulu ya jangan lupa matikan dulu antivirus, meskipun saya nyoba tanpa matikan antivirus gak masalah.

ilmuku.net

Buka file dengan cara klik kanan Run as Administrator.

ilmuku.net


Masukan user password seperti emis online, dan untuk login pertama diperlukan koneksi internet.

ilmuku.net

Setelah itu pilih data lampau untuk mengambil data klik execute.

ilmuku.net

Sampai di sini data bisa di isi dan dilengkapi semua lewat offline, meskipun tidak semua bisa dilakukan offline.

Lakukan sinkron ke emis online ketika data dirasa sudah lengkap

ilmuku.net

Langkah selanjutnya setelah sinkron baru bisa muncul menu tambah siswa, tapi saya belum mencoba apakah bisa atau tidak (di menu siswa, atau menu yang lainnya untuk cek data di monitor).
ilmuku.net

Kalau semua sudah lengkap baru cetak BAP dan upload BAP, tapi kalau belum ya terus saja melakukan edit sehingga bisa benar-benar valid sehingga bisa berkali kali sinkron (dengan catatan jangan cetak dan upload BAP)

*) catatan: masuk Emis monitor di emisdep.kemenag.go.id/madrasah_emis/monitor/ dengan user password sama dengan emis offline maupun emis madrasah.

Nah itu beberapa urutan yang saya pahami, kalau mungkin ada yang salah silakan bisa dikoreksi, karena ilmu itu bisa berkah ketika diamalkan. Berbagi itu indah.

Aplikasi Feeder Emis (AFE)

Semester genap 2020 Kementerian agama melaunching aplikasi baru penyempurna data emis. Aplikasi yang berbasis offline terkoneksi online untuk sinkron. Harapan besar untuk mendapatkan kemudahan dalam input data, karena mengingat sulitnya pendataan semester sebelumnya melalui full online.


AFE (Aplikasi Feeder Emis) membawa angin segar meskipun belum semua operator mencoba, tapi apakah benar seperti itu? Beberapa kenyataan yang saya temui ketika pertama kali menggunakan AFE:

  1. Data yang di ambil merupakan data lama, sehingga data PTK dan siswa yang sebelumnya sudah dikeluarkan tetap masih masuk di AFE.
  2. Sering dialami ketika dibuka hanya keluar layar hitam, loading tidak selesai meskipun ini bisa di atasi dengan close kemudian buka lagi dengan run administrator.
  3. Beberapa antivirus menganggap AFE virus sehingga bagi yang belum paham berkali kali buka gagal karena lenyap terhapus oleh antivirus
  4. Ketika sedang melakukan pencarian data menu pencarian tidak bisa diketik/diisi, tapi ini bisa diatasi dengan cara minimize kemudian di maximize ulang.
  5. Menu tambah siswa, menu ini berada di monitor emis, dan bisa dilakukan ketika sudah melakukan sinkron dari AFE.
  6. Untuk menu tambah guru memang tidak bisa.
  7. Karena data diambil dari database lama maka menu detail siswa harus input ulang padahal memang sudah dilengkapi di emis online semester satu.
  8. Belum ada petunjuk teknis secara lengkap harus dikerjakan seperti apa, karena info dari pusat saja, belum ada edaran dari kanwil ataupun kankemenag kabupaten/kota harus bagaimana.
  9. Beberapa info penting tidak bisa langsung diedit di AFE, sehingga memang harus ke online nya.
  10. Belum tau apakah akan tetap dibuka emis madrasah online atau tidak.

Nah itu sekelumit pengalaman pertama buka AFE, semoga tidak lagi menjadi momok para operator karena sulit input data seperti semester sebelumnya dan taun2 sebelumnya. Salam satu data, operator pekerja tidak butuh pengakuan hanya bekerja “dibalik layar” (eh di depan layar ding), tapi perannya sangat vital, karena operator membangun data dari dasar.

Posting Lama ►
 

Copyright 2012 Ilmuku: EMIS Template by Bamz Templates